INPUT, OUTPUT, VARIABEL, DAN TIPE DATA

Share:
Nama   : Taufik Pratama
NIM     : 1801301072
Prodi    : Teknik Informatika
Matkul : ALPRO

ALPRO 1
Input
Perintah masukan / input adalah perintah yang berfungsi untuk memasukan data pernyataan kedalam memori program, yang biasanya akan diproses dan dikeluarkan dalam bentuk peintah keluaran (output) atau kemungkinan diolah/diproses terlebih dahulu sebelum dikeluarkan. Perintah standar yang disediakan di bahasa pemrograman C++ untuk melakukan input adalah cin().
Input (cin)
Untuk menerima inputan dengan perintah cin, maka operator yang akan digunakan adalah overloaded  operator (>>) dan diikuti oleh  variable tempat menyimpan inputan data. Seperti contoh:
int main()
cin>>variabel1;
Cin hanya dapat diproses setelah  penekanan tombol  ENTER.
Jadi, walaupun hanya satu karakter yang dimasukkan, sebelum  penekanan Enter, cin tidak akan  merespon apa-apa. cin juga dapat digunakan menerima beberapa inputan dalam sekali pernyataan:
cin >> a >> b;
sama dengan pernyataan :
cin>>a;
cin>>b;
Kedua pernyataan di atas, jika dijalankan akan meminta dua kali inputan data. Satu untuk variable a dan satunya lagi adalah untuk variable b. Dan untuk pemasukan datanya dipisahkan dengan pemisah, misalnya dengan Spasi, Tab atau Enter.
Contoh kodingan :
#include<iostream>
#include<conio.h>

using namespace std;
    main()
{
    string nama3;
    cout<<"\t Nama mahasiswa ke-3"<<endl ;
    cout<<"\t Nama:";   cin>>nama3;

    cout<<"\t Nama Mahasiswa Ke-3: "<<nama3 ;
                                                               
    getch();
}


Output
Untuk cout menggunakan operator << (insertion operation)
cout << “Selamat Datang”;      //mencetak tulisan Selamat datang ke layar
cout << 120;                              //mencetak angka 120 ke layar
cout << x;                                 //mencetak isi nilai variable x ke layer
Operator << dikenal sebagai  insertion operator yang memberikan  perintah kepada cout. Untuk contoh pertama, kalimat yang akan  di cetak di layar di apit oleh tanda “ “ karena berupa string.  Sedangkan untuk contoh kedua dan ketiga, tanpa tanda “ ”, karena  yang akan ditampilkan ke layar bukan berupa string ataupun karakter.
Sebagai contoh, perhatikan perbedaan dua pernyataan berikut:
cout << ”Hello”; //menampilkan tulisan Hello ke layar
cout <<   Hello;  //menampilkan isi dari variable Hello ke layar
Insertion Operation (<<) dapat digunakan  lebih dari satu dalam  sebuah pernyataan :
cout << “Halo, “<<” saya ”<<” belajar C++ ”;
dengan perintah di atas, maka dilayar akan muncul pesan  Halo, saya belajar C++. Selanjutnya, dapat juga dikombinasikan dengan variable.
Misalnya :
cout << “Halo, saya berusia”<<age<<” tahun “;
maka tampilan di layar, adalah sebagai berikut:
Halo, saya berusia 23 tahun
Yang paling penting dari cout adalah bahwa perintah ini tidak akan menambahkan perintah ganti baris. Untuk membuktikannya,  perhatikan contoh berikut:
cout<<”kalimat pertama.”;
cout<<”kalimat kedua.”;
maka di layar akan tampil:
kalimat pertama . kalimat kedua
Untuk menambahkan perintah ganti baris, ada dua perintah yang  dapat dipakai:
cout<<”kalimat pertama.\n”;
cout<<”kalimat kedua.\nkalimat ketiga.”; 
tampilan di layar adalah sebagai berikut:
kalimat pertama.
kalimat kedua.
kalimat ketiga.
atau dapat juga dengan  menggunakan perintah endl:
cout<<”kalimat pertama.”<<endl;
cout<<”kalimat kedua.”<<endl;
tampilan dilayarnya adalah  sebagai berikut:
Kalimat pertama
Kalimat kedua
Contoh kodingan           :
   Contoh kodingan :
   #include<iostream>
 #include<conio.h>
  using namespace std;
    main()
    {
        cout <<" Assalamualaikum" <<endl <<endl;
        cout <<" \t     Nama : Taufik Pratama" <<endl;
        cout <<" \t     Nim  : 1801301072" <<endl<<endl<<endl<<endl;
   getch();
     }
Variabel
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh nilai dari suatu variable digunakan pernyataan penugasan (assignment statement), yang mempunyai sintaks sebagai berikut :
variable = ekspresi ;
Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
  1. Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C ++ bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
  2. Tidak boleh mengandung spasi.
  3. Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb.
  4. Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Contoh penamaan variabel yang benar : NIM, a, x, nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.
Contoh penamaan variable yang salah : %nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dsb
Variable dalam C++ terdiri dari huruf , angka , dan tanda underscore “_”. Penulisan variable dalam C++ harus memenuhi beberapa kaidah yang telah ditentukan , yakni:
1. Variabel harus diawali dengan huruf  (A…Z , a…z) atau karakter garis bawah “_”
  1. Selanjutnya dapat berupa angka (0…9) , karakter garis bawah dan tanda dolar “$”
  2. Panjang Variable boleh 32 karakter ( tetapi hanya 32 karakter pertama yang dibaca )
  3. Tidak ada Spasi
  4. Case sensitif , huruf besar dan kecil dibedakan
  5. Variable tidak boleh menggunakan kata kunci yang sudah ada di C++ . Berikut adalah table kata kunci di C++.
Berikut ini hal-hal penting dalam penulisan variabel pada pemprograman C++:
·     Nama variabel bersifat case sensitive. Maksudnya, kesalahan mengetik huruf besar/huruf kecil dalam memanggil variabel akan membuat si variabel ini tidak terpanggil.
·   Pemberian nama variabel harus unik, tidak boleh sama dengan kata kunci bawaan C++ maupun fungsi.
·      Sebuah variabel tidak boleh mengandung spasi.
·  Hanya boleh diawali dengan huruf dan underscore, tidak boleh diawali angka atau karakter/simbol khusus.
·       Jika nama sebuah variabel lebih dari 32 karakter, maka yang akan terbaca komputer hanya 32 karakter pertama saja, selebihnya tidak akan dianggap tetapi masih dapat dieksekusi.
Tipe Data
Tipe data adalah jenis data atau nilai yang  yang dapat ditampung dan diolah oleh sebuah variabel. nama tipe data standar secara bawaan sudah didefinisikan oleh bahasa pemrograman sendiri, jadi namanya tinggal kita pilih sesuai dengan penggunaannya, tapi untuk kasus-kasus tertentu, jenis tipe data baru bisa kita buat jika memang dikehendaki.
Dalam  bahasa C terdapat 5 macam tipe data yaitu : void, integer, float, char, dan double.
TIPE
KETERANGAN
Void
Diartikan sebagai tapa tipe data dan tanpa pengembalian nilai
Int
Bilangan bulat
Float
Bilangan pecahan
Char
Karakter
Double
Bilangan pecahan dengan jangkauan data yang leih luas
Sedangkan C++ sendir menambahkan dua ua tipe data lagi yaitu : bool dan wchar_t
TIPE
KETERANGAN
Bool
Isi bilangan boolean (True dan False)
Wchar_t
Wide character

            Dengan jangkauannya yaitu sebagai berikut :
TIPE
UKURAN(bits)
RANGE
Unsigned char
8
0 s/d 255
Char
8
-128 s/d 127
Short int
16
-32,768 s/d 32.767
Usigned int
32
0 s/d 4,294,967,295
Int
32
-2,147,483,648 s/d 2,147,483,647
Usigned long
32
0 s/d 4,294,697,295
Long
32
-2,147,483,648 s/d 2,147,483,647
Float
32
3.4 e-38 s/d 1.7 E +38
Double
64
1.7 E-308 s/d 3.4 E +308
Long double
80
3.4 E-4932 S/D 1.1 E+4932

1). Tipe Data Interger
         Integer adalah salah satu tipe data numerik yang memungkinakan kita untuk menyimpan data dalam bentuk bilangan bulat. Besarnya memori yang dibutuhkan tipe data int yaitu 4 byte atau 32 bit. Berikut ini contoh program C++ menggunakan tipe data int:
Contoh kodingan :
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
   int x,y,z;
   x=3; y=4;
   z=x*y;
   cout << "Hasil perkalian: " << z;
}
   
2). Tipe Data Float dan double
        Floating Point adalah salah satu tipe data numerik yang memungkinkan untuk menyimpan nilai dalam memori bersifat bilangan pecahan atau real, maupun eksponensial. Besarnya memori yang dibutuhkan tipe data float yaitu 4 byte atau 32 bit. Berikut ini contoh program C++ menggunakan tipe data float:
Contoh kodingan :
#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
   float jari, hasil ;
   const float p=3.14;

   cout << "Masukan Jumlah jari-jari = "; cin >> jari;
   hasil = (jari * p)*2;
   cout << "Keliling dari Lingkaran adalah " << hasil;
}

      Double Floating Point sama seperti float yaiut salah satu tipe data yang bersifat menyatakan bilangan pecahan atau real, maupun eksponensial. Bedanya adalah penyimpanan angka masimal lebih besar dari pada float dan otomatis double juga akan membutuhkan memori yang lebih besar. Besarnya memori yang dibutuhkan tipe data double yaitu 8 byte atau 64 bit. Berikut ini contoh program C++ menggunakan tipe data double: 
Contoh kodingan :
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
   double jari, hasil ;
   const double p=3.1428;

   cout << "Masukan Jumlah jari-jari = "; cin >> jari;
   hasil = jari*(jari * p);
   cout << "Luas lingkaran: " << hasil;
}

3). Tipe Data String
      String merupakan tipe data text (huruf, angka, dan simbol) yang memungkinkan kita menyimpan nilai dengan bentuk text, kumpulan dari character. Besarnya memori yang dibutuhkan tipe data string yaitu 4 byte atau 32 bit. Berikut ini contoh program C++ menggunakan tipe data string:
Contoh kodingan :
#include <iostream>
using namespace std
int main(){
   string nohp;
   cout << "Masukan nomor HP: "; cin >> nohp;
   cout << "Nomor HP anda: " << nohp;
}

4). Tipe Data Char
       Character adalah salah satu tipe data yang memungkinkan kita untuk memesan memori berformat text (huruf, angka, dan simbol) dengan karakter tunggal. Besarnya memori yang dibutuhkan tipe data char yaitu 1 byte atau 8 bit. Berikut ini contoh program C++ menggunakan tipe data char:
Contoh kodingan :
#include <iostream>
using namespace std; 
 int main()
{
   char nilai;

   cout << "Masukan nilai (A/B/C/D): "; cin>>nilai;
   cout << "Nilai anda:" << nilai;
}

Daftar Pustaka :


Tidak ada komentar