OPERATOR DAN OPERAND

Share:

Nama   : Taufik Pratama
NIM     : 1801301072
Prodi    : 1A Teknik Informstika
Matkul : ALPRO


ALPRO 1
OPERATOR
      Operator adalah symbol-simbol khusus yang digunakan untuk mengoperasikan suatu nilai data (operand). instruksi yang diberikan untuk mendapatkan hasil dari proses operand. karakter khusus yang berupa simbol atau tanda yang digunakan untuk mengoperasikan (memproses) dua operand atau lebih untuk mendapatkan hasil. suatu tanda yang digunakan untuk menhubungkan satu variabel atau konstanta dengan variabel atau konstanta lain dengan tujuan melakukan berbagai manipulasi dan pengolahan data.
       Contoh operator adalah :
           a). Tanda taambah (+)
           b). Tanda kurang ( - )
           c). Tanda kali ( * )
           d) Tanda bagi ( : )

     Ada beberapa jenis operator yaitu :
1)  Assigment  Operator / Operator Penugasan
      Adalah operator yang menggunakan tanda sama dengan ( = ) untuk mengisi sebuah nilai dalam suatu variabel.
Operator
Contoh
Sama Dengan Perintah
  =
x=y
x=y
+=
x+=y
x=x+y
- =
x-=y
x=x-y
*=
x*=y
x=x*y
/ =
x/=y
x=x/y
           
  2). Arithmetic Operator / Operator Aritmatika
         Adalah operator yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmatika
  Beberapa operator aritmatika antara lain:
  (*) : untuk perkalian
  (+) : untuk penjumlahan
  (-) : untuk pengurangan
  (/) : untuk pembagian
  (%) : untuk sisa pembagian (modulus)
 Contoh kodingan :
 // Praktikum untuk Operasi aritmatika : +,-, *, //
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int bilg1, bilg2, HasilJumlah, HasilKurang;
cout << "Masukkan bilangan 1 = ";
cin >> bilg1;
cout << "Masukkan bilangan 2 = ";
cin >> bilg2;
HasilJumlah = bilg1+bilg2;
HasilKurang = bilg1-bilg2;
cout << "Hasil dari " << bilg1 << "+"<< bilg2 << " = " << HasilJumlah << “\n”;
cout << "Hasil dari " << bilg1 << "-"<< bilg2 << " = " << HasilKurang << endl;
return 0
}

3) Hirarki  perhitungan
     Di dalam suatu ekspresi aritmatika kita seringkali menjumpai beberapa operator aritmatika yang berbeda namun digunakan secara bersamaan. maka eksekusi terhadap ekspresi aritmatika tersebut harus dimulai dari operator yang memiliki hirarki/tingkatan yang tertinggi kemudian ke operator berikutnya yang mempunyai tingkatan yang lebih rendah.
Berikut ini urutan/hirarki operator aritmatika dari urutan tertinggi ke urutan terendah:
Operator
Keterangan
* atau / atau %
Tingkat Operator Sama (tertinggi), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.
+ atau -
Tingkat Operator Sama (terendah), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.











4) Operator Increment and decrement (++, --)              
    Fungsi operator Increment (++) dan operator decrement (--) yaitu meningkatkan atau mengurangi  satu nilai yang tersimpan dalam variabel.
Source Code
++ x ;
-- y ;

//atau

x ++ ;
y -- ;
Operator Increment adalah operator yang digunakan untuk menaikan nilai variabel sebesar 1, sedangkan decrement digunakan untuk menurunkan nilai sebesar 1.
5) Operato Relasi
    Operator relasi adalah operator yang digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai true atau false.
Operator
Keterangan
==
Sama dengan
!=
Tidak sama dengan
Lebih dari
Kurang dari
>=
Lebih dari atau sama dengan
<=
Kurang dari atau sama dengan

6) Operator Logika
    Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai variabel atau lebih. Hasil dari operasi ini adalah nilai boolean true atau false.
  • && (AND) Jika semua operand bernilai benar (TRUE) maka kondisi bernilai benar.
  • || (OR) Jika salah satu operand bernilai benar (TRUE) maka kondisi bernilai benar.
  • ! (NOT) Digunakan untuk membalik kondisi. Jika kondisi benar (TRUE) maka akan berubah menjadi salah (FALSE), begitu pula sebaliknya.
Contoh kodingan :

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
float a, b, c, d, e , f, g, h;
cout << "Masukkan Nilai A = "; cin >> a;
cout << "Masukkan Nilai B = "; cin >> b;
cout << "Masukkan Nilai C = "; cin >> c;

//proses AND
d = a+4 < 10;
e = b > a+5;
f = c-3 >= 4;
g = d && e && f;
cout << endl << endl;
cout << "Program Ekspresi AND" << endl << endl;
cout << "Hasil dari d = a+4 < 10 adalah " << d << endl;
cout << "Hasil dari e = b > a+5 adalah " << e << endl;
cout << "Hasil dari f = c-3 >= 4 adalah " << f << endl;
cout << endl << endl;
cout << "Hasil dari g = d && e && f adalah " << g << endl;

//proses OR
d = a+4 < 10;
e = b > a+5;
f = c-3 >= 4;
g = d || e || f;
cout << endl << endl;
cout << "Program Ekspresi OR" << endl << endl;
cout << "Hasil dari d = a+4 < 10 adalah " << d << endl;
cout << "Hasil dari e = b > a+5 adalah " << e << endl;
cout << "Hasil dari f = c-3 >= 4 adalah " << f << endl;
cout << endl << endl;
cout << "Hasil dari g = d || e || f adalah " << g << endl;

//proses NOT
d = a+4 < 10;
e = b > a+5;
f = c-3 >= 4;
g = !d ;
cout << endl << endl;
cout << "Program Ekspresi NOT" << endl << endl;
cout << "Hasil dari d = a+4 < 10 adalah " << d << endl;
cout << "Hasil dari e = b > a+5 adalah " << e << endl;
cout << "Hasil dari f = c-3 >= 4 adalah " << f << endl;
cout << endl << endl;
cout << "Hasil dari g = !d adalah " << g << endl;
return 0;
}

7) Operator Bitwise
    Operator bitwise adalah operator yang digunakan untuk memanipulasi bit-bit nilai data yang ada di memori. Operator ini hanya dapat digunakan untuk tipe data char, int dan long int. Untuk operator bitwise dalam bentuk bit, dilakukan dalam bit per bit (binary).
Operator
Keterangan
~
Bitwise Not
<< 
Bitwise Shift Left
>> 
Bitwise Shift Right
&
Bitwise AND
^
Bitwise XOR
|
Bitwise OR

             a). Contoh Operator Bitwise Left
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int x;
cout << "Masukkan Nilai X = "; cin >> x;
x = x<<1; //operator bitwise left
cout << "Hasil dari Geser 1 Bit ke kiri = " << x << endl;
return 0;

            b). Contoh Operator Bitwise Right
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
    int x ;
    cout<<" Masukan nilai X =" ;
    cin>> x ;
    x=x<<1; //operator bitwise right
    cout<<"Hasil dari geser 1 bit ke kiri="<< x << endl;
    return 0;
}

        c).  Contoh Operator Bitwise AND
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B=";  cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C=";  cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b&c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"&"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}

       d). Contoh Operator Bitwise OR

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B=";  cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C=";  cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b|c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"|"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}

         e). Contoh Operator Bitwise
Exclusive Or

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B=";  cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C=";  cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b^c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"^"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}

          f). Contoh Operator NOT

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B=";  cin>>b;
cout<<endl<<endl ;
a=~b ;
cout<<"Hasil dari ~"<<b<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}


OPERAND   
        Operand adalah sebuah objek yang ada pada operasi Matematika yang dapat digunakan untuk melakukan operasi, nilai asal yang digunakan didalam proses operasi suatu variabel ( angka atau karakter ) yang akan dioperasikan/diproses oleh operator untuk mengetahui hasil.
      Berikut ini termasuk jenis-jenis Operand yaitu :     

  1) ANGKA
       Semua operasi pada internal komputer berupa data biner, namun user berinteraksi dengan bilangan desimal. Bilangan desimal direpresentasikan dalam 4 bit kode biner.
        2) KARAKTER
            Umumnya bentuk data adalah teks atau kumpulan karakter.
        3) DATA LOGIKA
      Pada umumnya setiap word atau yang lain merupakan satu unit data yang masing masing unit data memiliki nilai 0 atau 1. Ketika dipandang dengan cara ini, maka data tersebut dianggap sebagai data logika. Data logika hanya bernilai true “1” atau false “0”.

JENIS OPERATOR BERDASARKAN JUMLAH OPERAND
Berdasarkan jumlah operand, operator dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :
      1. Operator Unary
Adalah operator yang hanya memiliki 1 operand.
Contoh :
+    à  membuat nilai positif      :  +7
 -   
à  membuat nilai negatif     :  -7

       2. Operator Binary
Adalah operator yang memiliki 2 operand. Operator jenis ini adalah yang paling banyak digunakan.
Contoh :
5 × 2  atau  10/3  atau 8 – 4  atau  1 + 7 

3. Operator Tenary
    Adalah
operator yang memiliki 3 operand, yaitu operator kondisi “ ?” dan “ : “.
Contoh :
( 6 x 1 ) + 2

https://bakacoding.wordpress.com/2017/09/27/operator-dan-operand-pada-cc/


Tidak ada komentar