HARA
HARA adalah produk IoT yang dikembangkan untuk menangani
permasalahan di sektor pertanian dan pangan. Produk dari Dattabot ini disiapkan
untuk menanggulangi masalah potensi lahan, optimasi pertanian, dan mencegah
pertumbuhan hama dan penyakit tanaman. Fitur utama dari produk berbasis
blockchainini antara lain ialah aplikasi smartphone untuk mengambil data,
web-based analytic, dan prediksi hasil panen yang disertai rekomendasi untuk
para petani (misalnya, pupuk seperti apa yang perlu digunakan). Blockchain yang
terdesentralisasi dinilai dapat menciptakan dampak sosial. Dattabot memulai
dari sektor pangan dan pertanian, berikutnya menjalar ke sektor lainnya yang
paling berdampak bagi masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, transportasi
dan hiburan.
Qlue
Salah satu cita-cita startup pengembang layanan yang
menghubungkan antara pemerintah dengan masyarakat ini adalah ingin berinovasi
mengembangkan produk smart city berbasis IoT, khususnya untuk diterapkan di
wilayah perkotaan. Disampaikan oleh CEO Qlue Rama Raditya, bahwa saat ini sudah
mulai terdesain beberapa inisiatif IoT untuk smart city, misalnya pengembangan
traffic lamp yang terhubung ke sebuah command center, kotak sampah pintar, dan
juga air pollution detector. Berbagai otomatisasi ini dinilai akan menjadi
makin “viral” ketika smart city menjadi sebuah kebutuhan di perkotaan.
Spekun
Telkomsel bekerja sama dengan Banopolis mengembangkan bike
sharing pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi NB-IoT lewat aplikasi
Spekun. Bike sharing adalah sebuah konsep layanan peminjaman sepeda kepada
publik dalam jangka waktu tertentu dari satu titik lokasi ke titik lokasi
lainnya. Teknologi yang diterapkan pada ekosistem sepeda kuning (Spekun) di
kampus UI Depok tersebut adalah peminjaman sepeda berbasis aplikasi smartphone,
dengan didampingi penyediaan tiang atau dock parkir berbasis radio-frequency
identification (RFID) sehingga sepeda hanya bisa diparkirkan pada dock parkir
tersebut.
Upaya Telkomsel menciptakan dalam menciptakan gebrakan tidak
sebatas di Spekun saja; Telkomsel juga menunjukkan keseriusannya dengan
menyelenggarakan program Telkomsel Innovation Center (TINC) dengan Forum IoT
sebagai bagian dari payung besarnya, dan semua developer, startup, maupun
orang-orang yang punya ketertarikan lebih di bidang IoT dapat secara gratis
mengikuti kegiatan convention dan exhibition pada hari Kamis, 26 Juli 2018.
eFishery
eFishery adalah alat pemberi pakan ikan otomatis. Alat ini tidak
hanya mengotomatisasi pemberian pakan secara terjadwal dengan dosis yang tepat,
tetapi juga mencatat setiap pemberian pakan secara real-time. Pengguna dapat mengakses
data pemberian pakan kapan pun dan di mana pun. Tidak ada lagi masalah
over-feeding, pemberian pakan ikan yang tidak teratur atau pakan yang
diselewengkan. Secara spesifik, eFishery berusaha membantu peternak ikan dan
udang, karena biasanya pemberian makan ikan menguasai antara 50 hingga 80
persen biaya operasi peternakan ikan.
eFishery juga dikenal sebagai startup yang sering memenangkan
berbagai kompetisi startuptingkat global. Bekerja sama dengan TINC, eFishery
akan mengeksplorasi pemanfaatan modul NarrowBand IoT (NB-IoT) untuk
konektivitas yang lebih efektif. Hal ini sejalan dengan ekspansi pasar dengan
model bisnis yang lebih matang dan validasi pasar baru akan memanfaatkan
kompetensi dan jaringan konsumen luas Telkomsel. Sedikit informasi, Founder
& CEO eFishery Gibran Huzaifah juga akan mengisi kelas di TINC 2018 Forum
IoT.
Nodeflux
Nodeflux adalah platform dengan kemampuan komputasi
terdistribusi dan juga kemampuan menyebarkan “brain”, komputasi dan kecerdasan
buatan secara scalable. Di sini “brain” yang dimaksud dapat digunakan untuk
implementasi pada pengolahan seperti Big Data, IoT dan Machine Learning.
Memadukan antara teknologi Artificial Intelligence, Machine
Learning dan Deep Learning di area Computer Vision, Nodeflux dianggap dapat diimplementasikan
untuk beberapa sektor bisnis, seperti pemantauan persediaan barang di sektor
retail dan pengelolaan sistem parkir pada bisnis properti.
source:


Tidak ada komentar