Penyelesaian Kondisi

Share:

PENYELESAIAN KONDISI
Nama : Taufik Pratama
NIM   : 1801301072
Prodi  : Teknik Informatika 1A
Matkul : Alpro 1

Pengertian
Operasi penyeleksian kodisi adalah suatu struktur dasar algoritma yang memiliki satu atau lebih kondisi tertentu dimana sebuah instruksi dilaksanakan jika sebuah kondisi/persyaratan terpenuhi. Kemudian Pernyataan Percabangan  biasanya digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil satu keputusan diantara sekian pernyataan yang ada. Untuk keperluan pengambilan keputusan, yaitu menggunakan :
1.     Pernyataan IF
2.     Pernyataan IF-ELSE
3.     Pernyataan NESTED-IF
4.     Pernyataan IF-ELSE Majemuk
5.     Pernyataan SWITCH-CASE

Pernyataan IF
Pernyataan if  merupakan Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan.
Contoh :
#include <iostream>

using namespace std;

main ()

{

double total_beli, potongan = 0, jum_bayar = 0;

cout << "Total pembelian Rp. "; cin >> total_beli;

if (total_beli >= 50000)

potongan = 0.2* total_beli;

cout << "Besarnya potongan Rp. " << potongan << endl;

jum_bayar = total_beli - potongan;

cout << "Jumlah yang harus dibayarkan Rp. " << jum_bayar;

}

Pernyataan IF-ELSE
Pernyataan if-else merupakan Jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah-2.
Contoh :
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
int pendapatan, belanjaproduk=0, laba=0, total=0;
cout << "Salon Rp. ";
cin >> pendapatan;
if (pendapatan >= 1000000 && pendapatan <=0)
   {
      belanjaproduk = 300000; cout << endl;
      laba =pendapatan-belanjaproduk;cout << endl;
    }
else
    {
       belanjaproduk = 500000;
        laba =pendapatan-belanjaproduk;
    }
total = pendapatan-laba; cout << endl;
cout << "pengeluaran Rp. " <<belanjaproduk;cout << endl;
cout << "pendapatan bersih Rp. " <<laba; cout << endl;
}

Pernyataan NESTED-IF
Pernyataan nested-if merupakan pernyataan if berada di dalam pernyataan If yang lainnya.
Contoh :
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
float pendapatan, jasa=0, komisi=0, total=0;
cout << "pendapatan hari ini Rp.";
cin >> pendapatan;
if (pendapatan >= 0 && pendapatan <=20000)
    {
        jasa = 10000;
        komisi = 0.1*pendapatan;
    }
else if(pendapatan<=50000)
    {
    jasa = 20000;
    komisi= 0.15*pendapatan;
    }
else
    {
    jasa=30000;
    komisi=0.2*pendapatan;
    }
total = komisi+jasa;
cout << "uang jasa   Rp. "<<jasa<<endl;
cout << "uang komisi Rp. "<<komisi<<endl;
cout << "==============================="<<endl;
cout << "hasil total Rp. "<<total<<endl;
}

Pernyataan IF-ELSE majemuk
Bentuk dari if-else majemuk sebenarnya serupa dengan nested if, keuntungan penggunanan if-else majemuk dibandingkan dengan nested if  adalah penggunaan bentuk penulisan yang lebih sederhana.
Contoh :
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
int pilihan;
cout << “jurusan:\t1.Play station 2\n”;
cout << “\t2.Play station 3”;
cout << “\n\t3.Play station 4\n”;
cout << “Masukan Pilihan(1/2/3): “;
cin >> pilihan;
if (pilihan == 1)
{
cout << “Anda memilih Play station 2\n”;
}
else if (pilihan==2)
cout << “anda memilih Play station 3”;
else if (pilihan==3)
cout << “anda memilih Play station 4”;
}

Pernyataan SWITCH-CASE
Switch-case merupakan pernyataan yang dirancangan khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Pernyataan switch-case ini memiliki kegunaan sama seperti if-else bertingkat, tetapi penggunaannya untuk memeriksa data yang bertipe karakter atau integer.
Contoh :
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
    {
char kode;
cout << "Masukkan kode [A/B/C]";
cin >> kode;
switch (kode)
{
case 'A':
cout << "Play station 2";
break;
case 'B':
cout << "Play station 3";
break;
case 'C':
cout << "Play station 4";
break;
default:
cout << "Anda salah memasukkan kode";
break;
}
    }

Sumber :




Tidak ada komentar